Sosialisasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan, Masukan dan Tanggapan Masyarakat

0

Mulai bulan Mei tahun 2017 ini Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rembang mensosialisasikan kegiatan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) dari KPU RI Nomor 176/KPU/IV/2016. Dalam SE tersebut KPU RI meminta KPU Kabupaten/Kota untuk melakukan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan dengan tujuan untuk memperbaharui data pemilih guna mempermudah proses pemutakhiran daftar pemilih pada Pemilu/Pemilihan berikutnya.

Pelaksanaan kegiatan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan ini dibutuhkan data yang valid dan akurat, oleh karena itu dibutuhkan masukan saran dari warga masyarakat Kabupaten Rembang guna diperoleh data-data pemilih yang dibutuhkan. Akurasi data yang dibutuhkan meliputi syarat ketentuan sebagai pemilih dalam pemilihan sebagaimana diatur dalam pasal 4 ayat 2 PKPU nomor 8 tahun 2016, yaitu:

  1. Genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih pada hari pemungutan suara atau sudah/pernah kawin;
  2. Tidak sedang terganggu jiwa/ingatannya;
  3. Tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan  pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
  4. Berdomisili di daerah Pemilihan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk elektronik;
  5. Dalam hal Pemilih belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk elektronik sebagaimana dimaksud dalam huruf d, dapat menggunakan Surat Keterangan yang diterbitkan dinas yang menyelenggarakan urusan kependudukan dan catatan sipil setempat; dan
  6. Tidak sedang menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia, atau Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sedangkan pada ayat 3 dan ayat 4 mengatur tentang Pemilih yang tidak memenuhi syarat adalah karena hal-hal sebagai berikut:

  1. Penduduk yang sedang terganggu jiwa/ingatannya sebagaimana dimaksud pada ayat 2 huruf b, sehingga tidak memenuhi syarat sebagai Pemilih, harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
  2. Warga Negara Indonesia yang telah terdaftar dalam daftar Pemilih, ternyata tidak lagi memenuhi syarat sebagaimana dimaksud pada ayat 2, Warga Negara Indonesia dimaksud tidak dapat menggunakan hak memilihnya.

Oleh karena itu segenap warga Kabupaten Rembang dimohon partisipasinya untuk proaktif melaporkan diri/anggota keluarganya untuk memperbaiki data pemilihnya apakah ada kesalahan antara lain berkaitan dengan:

  1. Memperbaiki data diri yang tidak sesuai dengan kartu identitas kependudukan pada Pemilu sebelumnya (nomor KTP, KK, nama, alamat, tempat tanggal lahir, dll)
  2. Pindah domisili baik keluar maupun masuk wilayah Kabupaten Rembang
  3. Pemilih Baru (berusia 17 tahun pada tanggal 27 Juni 2018 atau belum berusia 17 tahun tapi sudah/pernah menikah)
  4. Alih status menjadi anggota TNI/POLRI atau sebaliknya.

Untuk mengetahui data pemilihnya, masyarakat dapat melihat dan melakukan cek Data Pemilih di https://data.kpu.go.id/dpt2015.php. Apabila ternyata ada data yang perlu diperbaiki/pemilih baru yang harus dimasukkan sebagai pemilih maka masyarakat dimohon untuk mengambil formulir masukan dan tanggapan masyarakat di kantor KPU Kabupaten Rembang, di kantor camat, di kantor kepala desa/Lurah atau dapat diunduh di sini.

Masukan dan tanggapan masyarakat yang sudah diisi dapat dikembalikan secara langsung ke kantor KPU Kabupaten Rembang, di kantor camat, di kantor kepala desa/Lurah dengan dilampiri foto copy KTP/KK/ surat keterangan yang diterbitkan oleh Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Rembang.

Pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan menjadi bagian dari upaya Komisi Peimilihan Umum untuk mendapatkan daftar Pemilih yang akurat dan akuntabel. Ini semua bisa diperoleh dengan keterlibatan masyarakat yang secara aktif melaporkan diri dan anggota keluarganya untuk memberikan masukan dan tanggapan pada formulir yang sudah disedikan oleh KPU Kabupaten Rembang.

Leave A Reply